Tampilkan postingan dengan label angkasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label angkasa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Agustus 2009

Planet terbesar

Planet di urutan ke-lima adalah Jupiter. Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita. Garis tengahnya mencapai 11 kali garis tengah bumi. Jika Jupiter kita bayangkan sebagai sebuah wadah kososng, maka Jupiter dapat menampung 1310 buah planet bumi !!

Tetapi tidak sebanding dengan ukurannya, berat Jupiter hanya 2 ½ kali dari planet bumi. Planet ini ternyata tidak padat, tetapi lembek seperti bubur. Permukaannya berupa gas helium dan hidrogen cair yang terbungkus awan yang bergolak.

Jupiter berputar pada porosnya sangat cepat (rotasi). Hanya dibutuhkan waktu 10 jam ! Dan ini adalah rotasi tercepat di tata surya. Jika dihitung kecepatan rotasi Jupiter adalah 35400 km/jam sedangkan bumi 1610 km/jam. Tetapi untuk mengelilingi matahari (orbital), Jupiter membutuhkan waktu jauh lebih lama yakni 12 tahun

Jupiter memiliki banyak sekali satelit yakni 16 buah. Empat buah satelit berukuran besar dan diberi nama : Ganymede (satelit terbesar di tata surya), Callisto, Europe dan Io. Dua belas satelit lainnya berukuran kecil dan diberi nama : Almathea, Himalia, Elara, Pasiphae, Sinope, Lysithea, Carme, Ananke, Leda (terkecil), Thebe, Adrastea dan Metis.

Di Tata Surya, Saturnus bukan satu-satunya planet yang memiliki cincin. Jupiter si planet terbesar di Tata Surya juga memilikinya. Cincin di Jupiter sangat redup dan hampir tak terlihat atau dikenali seperti cincin Saturnus. Cincin di Jupiter ditemukan oleh pesawat ruang angkasa Voyager milik NASA tahun 1979. Di dalam cincin tersebut terdapat partikel-partikel kecil yang tercipta akibat tabrakan satelit Jupiter dengan meteorit. Butirannya yang sangat kecil dan jika digabungkan ribuan partikel pun hanya 1 milimeter panjangnya. Bisa dikatakan partikel-partikel tersebut sehalus partikel dalam asap rokok atau debu rumah.

Setelah Voyager, pesawat ruang angkasa Galileo milik NASA juga menjalankan misinya di Jupiter, dan ia bisa mengukur secara langsung besar partikel-partikel tersebut. Tidak hanya itu. Galileo juga berhasil melihat bayangan Jupiter membentuk bayang-bayang cincin planet dan orbit partikel di dalam cincin tersebut. Dari hasil penelitian terhadap cincin Jupiter di dekat Thebe salah satu satelitnya, terlihat kalau bayangan Jupiter memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk bayang-bayang cincin.

Ketika siang hari sedang berlangsung di Jupiter, cahaya matahari mengisi partikel debu dengan muatan positif sementara di malam hari, partikel-partikel tersebut justru membawa muatan negatif. Muatan yang berbeda memberi reaksi yang berbeda terhadap medan magnet Jupiter sehingga menyebabkan terjadinya perubahan pada orbit partikel. Dan ketika berada pada kondisi yang tepat, bahkan kemiringan partikel cincin bisa ikut berubah.

Sebagai contoh, ternyata sebagian butiran debu dipaksa untuk memiliki orbit berdasarkan kemiringan cincin yang skeitar 20 derajat terhadap ekuator Jupiter. Padahal partikel debu yang terlihat pada cincin yang tampak oleh pengamat memiliki orbit dengan kemiringan hanya 1 derajat.

Menurut Douglas Hamilton dari Universitas Maryland di College Park, “Debu di sekeliling planet memperoleh muatan listrik dari tabrakan dengan plasma yang mengorbit. Cahaya Matahari disini berperan seperti stop kontak, yang membebaskan elektron dari permukaan partikel cincin. Jadi saat Matahari sedang menyinarinya, elektron akan dipaksa keluar dari butiran debu dan saat terbayangi elektronnya akan kembali.”

Dari data yang diambil Gallileo selama 7 tahun terbang mengelilingi Jupiter, ia berhasil mengumpulkan daftar ribuan tabrakan partikel dalam cincin Jupiter dari tahun 2002-2003. Galileo sendiri pada tahun 2003 harus mengakhri misinya dengan menjatuhkan diri ke dalam atmosfer Jupiter. Dari hasil pemodelan, para ilmuwan berhasil melihat fenomena baru di cincin Jupiter, sesuatu yang ada di dalam cincin yang sebelumnya tak diketahui. Contohnya, partikel debu bisa ditemukan jauh dari planet, lebih jauh dari yang diasumsikan para ilmuwan sebelumnya. Di samping itu sebagian partikel juga memiliki orbit yang sangat besar kemiringannya terhadap ekuator Jupiter.

Hasil penemuan ini sangat signifikan karena muatan elektrik di dalam partikel debu merupakan salah satu poin penting dalam kelahiran planet. Mengapa? Tentunya karena planet itu sendiri terbentuk dari piringan debu dan gas. Cincin Jupiter sudah seperti laboratorium raksasa yang bisa digunakan untuk mempelajari proses astrofisika dari debu.

Sumber : http://langitselatan.com


Continue Reading...

Mengenal angin dan jenisnya

Secara garis besar, angin diartikan udara yang bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah atau dari suhu udara yang rendah ke suhu udara yang tinggi Angin dapat dinikmati dan terasa sejuk apabila berhembus sepoi-sepoi. Tapi sebaliknya, angin bisa juga lho merusak tanaman, bangunan, dan apa saja yang ada dipermukaan bumi. Baru-baru ini sering terjadi angin kencang yang sering disebut orang angin puting beliung yang meluluhlantakkan bangunan rumah, pohon-pohon tercabut sampai akarnya, tiang dan kabel listrik terputus. Biasanya angin kencang (angin puting beliung) lebih sering melanda daerah perbukitan. Karena pada daerah tersebut perbedaan tekanan udara sangat terasa.

Semakin tinggi kita berada maka semakin kencang pula angin yang menerpa kita. Malam hari, angin tidak sekencang di siang hari. Angin di daerah wilayah khatulistiwa atau garis ekuator seperti indonesia anginnya lebih kencang daripada di daerah kutub.

Jenis-Jenis Angin Di Indonesia

  1. Angin Laut (Angin Siang)

    Angin laut adalah angin yang bertiup dari arah laut ke arah darat yang umumnya terjadi pada siang hari dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00. Angin ini biasa dimanfaatkan para nelayan untuk pulang dari menangkap ikan di laut.

  2. Angin Darat (Angin Malam)

    Angin darat adalah angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut yang umumnya terjadi pada saat malam hari dari jam 20.00 sampai dengan jam 06.00. Angin jenis ini bermanfaat bagi para nelayan untuk berangkat mencari ikan dengan perahu bertenaga angin sederhana demi sesuap nasi.

  3. Angin Gunung (Angin Malam)

    Angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah gunung yang terjadi pada malam hari.

  4. Angin Lembah (Angin Siang)

    Angin lembah adalah angin yang bertiup dari arah lembah ke arah puncak gunung yang biasa terjadi pada siang hari.

  5. Angin Fohn (Angin Terjun / Angin Jatuh)

    Angin fohn adalah angin yang bertiup pada suatu wilayah dengan temperatur dan kelengasan yang berbeda. Angin fohn terjadi karena ada gerakan massa udara yang naik pegunungan yang tingginya lebih dari 200 meter di satu sisi lalu turun di sisi lain.

    Biasanya angin ini bersifat panas merusak dan dapat menimbulkan korban. Tanaman yang terkena angin ini bisa mati dan manusia yang terkena angin ini bisa turun daya tahan tubuhnya terhada serangan penyakit.

Angin Jatuh atau Angin Terjun punya banyak nama :

  1. Angin gending di Jawa Timur
  2. Angin bahorok di Sumatera Utara
  3. Angin barubu / Brubu di Sulawesi Selatan
  4. Angin kumbang di Jawa Barat
  5. Angin wambrau di Papua / Irian Jaya

Mengapa disebut angin puting beliung?

Puting adalah bagian pangkal pisau yang runcing dan dibenamkan ke dalam tangkai hulu, sedangkan beliung adalah perkakas tukang kayu, yang rupanya seperti kapak dengan mata melintang (tidak searah dengan tangkainya). Logikanya, puting beliung adalah bagian pangkal beliung yang runcing yang dibenamkan ke dalam tangkainya. Kita juga bisa berpikir bahwa angin puting beliung adalah sejenis angin yang bentuknya mirip puting beliung. Dan memang demikian, angin jenis ini memiliki bentuk yang tajam di bagian bawahnya, mirip pangkal pisau yang tajam.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberikan pengertian tentang berbagai jenis angin. Pada kata “angin”, disebutkan bahwa angin topan sama dengan angin puting beliung. Namun pada entri topan disebutkan bahwa topan sama dengan angin ribut, badai. Kembali ke kata angin, angin ribut didefinisikan sebagai gerakan udara yang kecepatannya antara 32 dan 37 knot (mil per jam). Namun pada kata badai, dipaparkan bahwa badai adalah angin kencang yang menyertai cuaca buruk (yang datang dengan tiba-tiba) berkecepatan antara 64 dan 72 knot; topan.

Jadi, apa bedanya?

Kalau dijejerkan seperti itu, tampak bahwa jenis-jenis angin kencang itu dibedakan dari kecepatannya--dan tentu saja besarannya, serta tingkat kerusakan yang diakibatkan. Angin puting beliung (angin ribut) melanda kawasan yang tak terlalu luas dan terjadi hanya dalam kisaran jam, sedangkan topan (badai) mampu meluluhlantakkan kawasan yang luas dan bisa bertahan berhari hari, malah boleh jadi lebih dari seminggu.

Di Amerika, dikenal istilah tornado, ya jenis topan badai pula. Begitu juga dengan hurricane. Tornado merupakan badai lokal yang mempunyai diameter wilayah antara 50 m sampai lebih dari 1,5 mil. Sering muncul di Amerika pada saat udara dingin dari Canada bertemu dengan udara hangat dari mexico. angin dapat bertiup pada kecepetan 60 sampai lebih dari 320 mil per jam, menyebabkan lebih banyak kerusakan dibandingkan angin ribut. tornado biasanya diikuti oleh hujan es dan petir. Jenis badai ini sangat sulit diprediksi karena durasinya yang pendek.

Uniknya, entah mengapa, topan badai di dunia diberi embel-embel nama yang bagus. Ada nama El Nino (yang berarti "Si Bocah"), ada juga La Nina ("Si Bocah Perempuan"), yang melanda banyak negara beberapa tahun lalu, yang imbasnya sampai pula di Indonesia. Di Amerika, badai yang terkenal adalah Katrina. Bukankah ini nama perempuan juga? Di Bangladesh, badai itu bernama Sidr (dari kata Sidra, yang berarti "bintang jatuh").

Jenis angin lainnya adalah angin bahorok. Angin bahorok adalah salah satu jenis angin fohn yang hanya terjadi di Indonesia.. karena bahorok adalah salah satu daerah di Indonesia.

Angin bahorok adalah angin Fohn yang bertiup di daerah dataran rendah Deli Utara, Sumatra Utara. Karena datangnya dari arah kota Bohorok, maka dinamakan Angin Bohorok. Bohorok terletak pada arah barat-barat-laut dari Medan. Tanda-tanda terjadinya angin bahorok yaitu hawa panas yang muncul dari arah pegunungan bahorok dan dapat dilihat dari mulai mengeringnya daun-daun.

Sumber : berbagai sumber

Continue Reading...

KOMET

Komet merupakan benda terbesar dalam tata surya. Ukurannya dapat melebihi 10 mil dan mempunyai ekor yang panjangnya jutaan mil sampai angkasa. Karena itu, seringkali komet disebut dengan bintang berekor. Komet merupakan benda angkasa seperti lapisan batu yang terlihat mempunyai cahaya dikarenakan adanya gesekan-gesekan atom-atom di udara.

Pada tahun 1705 Edmond Halley memperkirakan bahwa komet terlihat pada tahun 1531, 1607, dan 1682 dan kembali lagi tahun 1758. Karena hal tersebut maka salah satu dari sekian banyak komet diberikan nama komet “Halley”. Rata-rata periode munculnya orbit komet Halley adalah antara setiap 76-79 tahun sekali. Komet Halley terakhir terlihat pada tahun 1986 yang lalu. Inti atau pusat dari Komet Halley di perkirakan kurang lebih 16x8x8 km. Inti dari halley sangat gelap. Diperkirakan KometHalley akan nampak lagi tahun 2061. Selain komet Halley terdapat berbagai macam nama komet lainnya yang diantaranya, komet Hyakutake dan komet Hale-Bopp. Pada waktu 251 juta tahun lalu terjadi kepunahan yang sangat besar disebabkan komet atau asteroid yang menabrak bumi, kata para peneliti AS. Kesimpulan itu diperoleh dari atom yang terjebak di dalam kerangka molekular karbon. Tetapi belum diketahui di mana letak tempat tabrakan komet atau asteroid dengan bumi tersebut.

Pada saat itu bumi masih berupa satu benua raksasa yang disebut Pangea. Tapi para ilmuwan berhasil mengidentifikasi jalur komet atau asteroid yang menabrak bumi. Di dalam lapisan batu yang ada pada saat itu terdapat molekul karbon rumit yang disebut fullerene yang berisi isotop helium dan argon yang terjebak di dalamnya. Fullerene berisi sedikitnya 60 atom karbon dalam struktur yang mirip bola sepak.

Penelitian yang dilakukan terasa sulit, karena hanya segelintir batu berusia 251 juta tahun yang masih tersisa di bumi. Sebagian besar batu berusia itu sudah didaur ulang melalui proses tektonik di bumi ini. Para peneliti memperkirakan komet atau asteroid tersebut berdiameter 6 hingga 12 km. Asteroid atau komet sebesar ini yang memusnahkan dinosaurus pada 67 juta tahun lalu. Para ilmuwan menentukan ukuran atas dasar dua faktor. Jika berukuran kurang dari 6 km, dampaknya tidak global. Tapi jika berukuran lebih besar dari 12 km, maka fullerene yang mengandung gas disebarkan ke seluruh dunia.

“Dampak tabrakan asteroid atau komet seukuran itu mengeluarkan energi yang pada dasarnya sekuat 1 juta kali gempa bumi terbesar yang tercatat selama abad lalu,” kata Robert Poreda, profesor ilmu bumi dan ilmu lingkungan dari Universitas Rochester, New York, AS. Para peneliti yakin bahwa dampak dan kecepatan kepunahan terjadi simultan dengan beberapa aktivitas vulkanis di dunia yang pernah terjadi. Hal itu menyebabkan punahnya 90% spesies laut dan 70% spesies binatang di daratan. Kepunahan massal pada 251 juta tahun lalu merupakan yang terbesar. Banyak fosil, seperti trilobites yang memiliki 15.000 spesies, benar-benar punah dari atas bumi.Terdapat berbagai macam nama komet diantaranya, komet Hyakutake, komet Hale-Bopp, dan komet Halley.

Continue Reading...

Stasiun Luar Angkasa

Apakah yang terbayang olehmu ketika mendengar kata "stasiun"? Mungkin ada yang menjawab bis, kereta api dan lain-lain. Tapi stasiun yang satu ini berbeda lho. Stasiunnya berada di luar angkasa. Kok bisa ya? Di mana letaknya dan bagaimana cara sampai kesana ya ?

Stasiun Luar Angkasa Internasional (bahasa Inggris: International Space Station, ISS) adalah sebuah gabungan rencana stasiun luar angkasa, khususnya Mir 2 Rusia, Stasiun Luar Angkasa Freedom Amerika Serikat dan Fasilitas orbital Columbus Eropa, mewakilkan kehadiran manusia tetap di luar angkasa: telah ditempati oleh paling tidak dua orang sejak 2 November 2000. Setiap kali pergantian awak, keempat awak lama dan baru ada di sana dan juga paling tidak satu pengunjung lainnya.

ISS merupakan projek gabungan dari 16 negara: AS, Rusia, Jepang, Kanada, Brasil dan 11 negara dari Uni Eropa. Dan agensi luar angkasa mereka adalah NASA Amerika, Russian Federal Space Agency, Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), Canadian Space Agency (CSA/ASC), Brazilian Space Agency (AgĂȘncia Espacial Brasileira) (AEB) dan European Space Agency (ESA).

Stasiun luar angkasa ini terletak di orbit sekitar Bumi dengan ketinggian sekitar 360 km, sebuah tipe orbit yang biasanya disebut orbit Bumi rendah. (Ketinggian persisnya bervariasi sejalan dengan waktu sekitar beberapa kilometer dikarenakan seretan atmosfer dan "reboost". Stasiun ini, rata-rata, kehilangan ketinggian 100 meter perhari.) Dia mengorbit Bumi dengan periode 92 menit; pada 1 Desember 2003 dia telah menyelesaikan 33.500 orbit sejak peluncurannya.

Dia utamanya dilayani oleh Pesawat ulang-alik, dan Soyuz dan Pesawat luar angkasa Progress. Pada 2005 dia masih dalam pembuatan dan berkapasitas 3 awak. Sejauh ini, seluruh awak tetap datang dari program luar angkasa Rusia atau AS. Tetapi ISS telah dikunjungi oleh banyak astronot, beberapa dari mereka bukan dari dua negara di atas (dan juga oleh 2 turis luar angkasa).

Nama "Stasiun Luar Angkasa Internasional" (disingkat "MKS" dalam bahasa Rusia) menandakan sebuah penyelesaian netral mengakhiri perselisihan pendapat tentang namanya. Awalnya ingin dinamakan "Stasiun Luar Angkasa Alpha" namun ditolak oleh Rusia, karena akan dikira stasiun itu adalah sesuatu yang baru, namun Uni Soviet telah mengoperasikan delapan stasiun orbital jauh sebelum ISS diluncurkan (lihat Stasiun Luar Angkasa). Usulan Rusia kepada namanya adalah "Atlant" ditolak oleh AS karena khawatir kemiripan nama dengan Atlantis, nama benua legenda yang tenggelam ke lautan. Penggunaan Atlantis juga akan menyebabkan kebingungan dengan Pesawat ulang alik Atlantis.

Sejarah

Awalnya direncanakan sebagai sebuah "Stasiun Angkasa Freedom" NASA dan dipromosikan oleh Presiden Reagan, dan kemudian diketahui terlalu mahal. Setelah berakhirnya Perang Dingin, dia diadakan kembali sebagai proyek gabungan NASA dan Rosaviakosmos Russia. Pada 1 Desember 1987, NASA mengumumkan empat nama perusahaan AS yang akan diberikan kontrak untuk menolong membuat bagian buatan-AS dari Stasiun Angkasa: Boeing Aerospace, Astro-Space Division General Electric, McDonnell Douglas, dan Rocketdyne Division Rockwell.

Seksi pertama ditaruh di orbit pada 1998. Dua bagian lainnya ditambahkan sebelum awak pertama dikirim. Awak pertama tiba pada 2 November, 2000 dan terdiri dari astronot AS William Shepherd dan dua kosmonot Russia, Yuri Gidzenko dan Sergei Krikalev. Mereka memutuskan untuk memanggil stasiung angkasa tersebut "Alpha" tetapi penggunaan nama tersebut dibatasi hanya misi mereka.

ISS ternyata jauh lebih mahal dari perkiraan awal NASA dan jadwalnya sering terlambat. Pada 2003 dia masih belum bisa menempatkan tujuh awak seperti yang diperkirakan, dan oleh karena itu membatasi jumlah ilmiah yang dapat dilakukan dan membuat partner Eropa dalam proyek tersebut marah. Pada Juli 2004 NASA setuju untuk menyelesaikan stasiun ke tahap di mana dia akan dapat ditempati oleh 4 awak dan akan meluncurkan seksi tambahan seperti modul eksperimen Jepang. NASA akan melanjutkan menangani konstruksi dan Rusia akan terus meluncurkan dan mengganti awak stasiun.

Menurut konfigurasi pada 2003, stasiun ini memiliki massa 187,016 kg dan memiliki tempat hidup 425 m³. Ukurannya adalah panjang 73m, lebar 52m, dan tinggi 27,5 m. Operasi telah melibatkan 16 Space Shuttle Amerika dan 22 Russia. Penerbangan Rusia, 8 diantaranya berawak dan 14 tidak berawak. Konstruksi membutuhkan 51 jalan angkasa, 25 di antaranya menggunakan-shuttle dan 26 menggunakan-ISS. Jumlah waktu jalan angkasa di stasiun telah mencapai 318 jam, 37 menit.

Sumber : id.wikipedia.org

Continue Reading...

Mengenal si Planet Merah


Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet Venus. Namun begitu, keadaannya tidak cukup ideal untuk manusia. Suhu udara yang cukup rendah dan tekanan udara yang rendah, ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida, menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernafasan jika ingin tinggal di sana. Misi-misi ke planet merah ini, sampai penghujung abad ke-20, belum menemukan jejak kehidupan di sana, meskipun yang amat sederhana.

Planet ini memiliki 2 buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. Planet ini juga berotasi. Kala rotasinya 24,62 jam. Planet Mars disebut juga planet Merah karena memang terlihat bercahaya merah dari bumi. Warna merah tersebut disebabkan oleh karena permukaan planet Mars diselimuti debu merah karat.

Dibandingkan dengan bumi, ukuran Mars hanya separuh dari ukuran bumi. Tetapi Mars memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos sedangkan bumi cuma satu.

Semula orang mengira ada kehidupan di Planet Mars. Untuk membuktikan dugaan ini, Amerika Serikat meluncurkan 2 pesawat Viking yang kemudian mendarat di Mars pada tahun 1976. Pesawat ini membawa contoh tanah dari Mars. Tetapi sayangnya dari hasil penelitian atas contoh tanah tersebut tidak ditemukan cukup bukti yang mendukung adanya kehidupan di Mars.

Lama rotasi Mars adalah 25 jam (bandingkan dengan bumi yang 24 jam) dan masa orbitalnya adalah 687 hari. Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra dari Zeus dan Hera.

Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah kenampakan alam biasa.

Mendekatnya planet Mars ke Bumi ternyata disambut penduduk dunia dengan suka cita. Warga Jakarta dan Bandung pun berduyun-duyun mengunjungi planetarium supaya bisa melihat lebih dekat si planet merah ini. Memang, mendekatnya Mars ke Bumi tidak setiap malam bisa terjadi. Kejadian ini hanya terjadi sekali dalam hampir 60 ribu tahun. Tapi tentu saja jangan mengharapkan bisa melihat Mars seperti layaknya bulan purnama tanpa bantuan teleskop yang andal. Dengan mata telanjang, planet Mars hanya dapat terlihat seperti bintang-bintang lainnya. Sinarnya lebih terang dan berwarna semu oranye kemerahan.

Lalu apa yang menyebabkan Mars begitu mempesona? Salah satu faktornya adalah karena Mars merupakan planet yang memiliki kondisi paling mirip dengan Bumi. Dulu sempat beredar spekulasi adanya kehidupan di planet ini, begitu juga dengan kemungkinan bagi manusia untuk menempatinya. Sejumlah satelit yang bertugas mengamati Mars telah memberikan banyak masukan melalui foto-foto yang telah diambilnya. Diantaranya yang paling spektakuler adalah adanya air di planet ini, walaupun dalam jumlah yang sedikit.

Penemuan lain memperlihatkan adanya sejumlah kawah dan gunung dengan jumlah banyak, yang merupakan hasil kegiatan vulkanik. Planet yang namanya diambil dari nama dewa perang Romawi ini memang memiliki banyak gunung dengan tinggi antara 6000 dan 7000 meter. Selain gunung dan kawah, di Mars juga terdapat gurun, lembah dan bebatuan cadas.

Sebagian besar permukaannya nampak sebagai padang pasir merah dengan awan kuning di atasnya. Inilah yang membuat Mars dijuluki si planet merah karena tampak seperti bintang kemerahan apabila dilihat dari permukaan Bumi. Atmosfer di Mars terdiri dari karbon dioksida dan sedikit sekali uap air, nitrogen dan argon. Sedang planetnya bernama Fobos dan Deimos.

Seperti halnya Bumi, Mars juga memiliki dua kutub di utara dan selatan. Kedua kutub tersebut kemungkinan berupa air beku atau karbon dioksida beku. Kutub yang sedang menjauhi Matahari, areanya akan bertambah. Sebaliknya, pada kutub yang menghadap ke arah Matahari akan mengalami musim panas. Cahaya Matahari yang memanaskan tudung kutub akan menyebabkan es karbon membentuk awan di atmosfer Mars. Perubahan di kutub ini menyebabkan Mars mengalami perubahan iklim yang dapat memicu terjadinya badai pasir.

Karena kondisi fisik Mars yang amat mirip dengan Bumi, tidak aneh kalau kemudian timbul spekulasi di antara ilmuwan adanya kehidupan di planet merah ini. Sudah banyak satelit yang diluncurkan manusia untuk mengamati lebih dekat kondisi Mars. Jumlah film Hollywood yang memakai latar belakang planet Mars juga tidak sedikit, walaupun kebanyakan tidak masuk akal. Ini semua membuktikan kalau Mars memang penuh pesona, dengan ada atau tidak adanya kehidupan seperti manusia Bumi di dalamnya.

Fenomena mendekatnya planet Mars ke Bumi memang tidak membuat perubahan signifikan dalam penampakannya di langit apabila dipandang tanpa teleskop. Tapi setidaknya dapat menumbuhkan minat manusia untuk mengenal lebih dekat lagi dengan planet yang terdekat dengan Bumi dalam sistem tata surya ini.

Sumber : http://id.wikipedia.org

Continue Reading...

Kekuatan petir yang tersembunyi

Petir sering terlihat di saat cuaca mendung atau ketika sedang hujan badai. Coba sekali-sekali kamu perhatikan di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Suara itu membuat kita sering menutup telinga kita, bahkan membuat kita bersembunyi ditempat yang menurut kita cukup terlindungi. Mengapa? Karena petir bisa menyambar benda-benda di sekitarnya dan ditempat yang tinggi. Misalnya pohon kelapa atau tiang listrik.

Dalam beberapa kejadian di Indonesia, petir bisa menyebabkan kematian, seperti pernah terjadi di Batam. Ketika seseorang sedang bermain golf di lapangan terbuka, ia tiba-tiba tersambar petir. Sangat dahsyat ya... Nah, sekarang, teman-teman ingin tahu mengapa suara petir menggelegar sampai menerangi langit? Atau teman-teman ingin tahu seberapa banyak sih cahaya yang dipancarkan petir? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya? Kalau mau tahu, ayo baca kelanjutan artikel ini….

Dalam ilmu fisika, satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi. Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.

Energi petir

Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi. Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt.

Sebuah sambaran petir berukuran rata-rata memiliki energi yang dapat menyalakan sebuah bola lampu 100 watt selama lebih dari 3 bulan. Sebuah sambaran kilat berukuran rata-rata mengandung kekuatan listrik sebesar 20.000 amp. Sebuah las menggunakan 250-400 amp untuk mengelas baja. Kilat bergerak dengan kecepatan 150.000 km/detik, atau setengah kecepatan cahaya, dan 100.000 kali lipat lebih cepat daripada suara Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam.

Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik. Suara gemuruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.

Petir berarus listrik terbesar

Sebuah majalah ‘Intisari’ pernah mengungkapkan bahwa petir berarus listrik terbesar terdapat di Indonesia, tepatnya di daerah Depok. Penelitian yang disponsori PLN Cabang Depok, pada bulan April, Mei dan Juni 2002, dengan menggunakan teknologi lighting position and tracking system (LPATS), itu untuk mengenali perilaku petir di wilayah kota di selatan Jakarta. Tak disangka, para peneliti mendapati arus petir negatif berkekuatan 379,2 kA (kilo Ampere) dan petir positif mencapai 441,1 kA.

Dengan kekuatan arus sebesar itu, petir mampu meratakan bangunan gedung yang terbuat dari beton sekalipun. Selama ini, Indonesia memang dikenal sebagai negara dengan sambaran petir cukup tinggi. Kondisi meteorologis Indonesia memang sangat ideal bagi terciptanya petir. Tiga syarat pembentukan petir – udara naik, kelembaban, dan partikel bebas atau aerosol – terpenuhi dengan baik di Indonesia sebagai negara maritim.

Dalam majalah Intisari edisi Desember 2000, disebutkan bahwa bumi bisa diibaratkan sebagai kapasitor. Antara lapisan ionesfer dan Bumi, jika langit cerah, ada arus listrik yang mengalir terus-menerus, dari ionosfer yang bermuatan positif ke Bumi yang bermuatan negatif. Tapi Bumi tidak terbakar, karena ada awan petir yang bermuatan listrik positif maupun negatif sebagai penyeimbang. “Yang positif turun ke Bumi, dan yang negatif naik ke ionosfer.

Ketika langit berawan, tidak semua awan adalah awan petir. Hanya awan cumulonimbus yang menghasilkan petir. Petir terjadi karena pelepasan muatan listrik dari satu awan cumulonimbus ke awan lainnya, atau dari awan langsung ke Bumi.

Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita akan memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja oleh Sang Pencipta. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan khusus oleh sang pencipta.

Sumber :

  • Website Pengetahuan Umum - Harun Yahya
  • Continue Reading...

    Asteroid dan Meteor

    Asteroid merupakan planet berbatu yang kecil. Ukurannya 1 km lebih, yang terbesar 700 km. Terdapat beribu-ribu Asteroid dalam sistem tata surya. Sebagian besar ditemukan daerah khusus asteroid antara planet mars dan planet yupiter. Asteroid yang orbitnya melewati orbit bumi dinamakan asteroid "Apollo". Banyak diantara asteroid yang sudah dinamakan oleh para ilmuwan dengan nama para ilmuwan yang menemukannya.

    Sejarah penemuan asteroid

    Penemuan asteroid yang pertama terjadi lebih dari dua abad yang lalu, yaitu pada tahun 1801, oleh Piazzi seorang astronom Italia. Asteroid temuannya yang diberi nama Ceres, pada awalnya diduga sebagai planet yang hilang sebagaimana diramalkan oleh hukum Titius-Bode. Benda angkasa tersebut hingga kini memegang rekor sebagai asteroid terbesar di Tata Surya dengan taksiran garis tengah lebih dari 900 kilometer.

    Terbentuknya Asteroid

    Asteroid terbentuk dari material yang menjadi saksi bisu dari proses terbentuknya Tata Surya sekitar empat setengah miliar tahun yang lalu di bawah pengaruh interaksi gravitasi. Sebagian besar populasi asteroid dijumpai berada di antara orbit planet Mars dan Jupiter, daerah yang dikenal sebagai Sabuk Utama (Main Belt). Selain asteroid yang mendiami daerah Sabuk Utama, ada pula kelompok asteroid dengan orbit yang berbeda, seperti kelompok Trojan dan kelompok asteroid AAA (Triple A Asteroids - Amor, Apollo, Aten).

    Lain halnya dengan komet. Benda langit yang oleh banyak kultur bangsa diidentikkan dengan pertanda buruk ini berasal dari tepian Tata Surya. Awan Oort yang berada jauh di luar orbit Pluto dipercaya sebagai tempat pembiakannya. Seperti anggota Tata Surya lainnya, komet pun mengorbit Matahari. Akibat gangguan gravitasi dari planet-planet raksasa di Tata Surya, komet-komet tersebut dapat berubah orbitnya. Dari yang semula berada di tepian Tata Surya menjadi bermukim di Tata Surya bagian dalam menjadi komet berperiode pendek.

    Apakah Meteor Itu ?

    Meteor atau disebut juga bintang jatuh adalah bagian dari angkasa yang terpisah dari asteroid. Orbit meteor terhadap matahari dinamakan "Meteoroid" yang terdiri dari bebatuan dan bongkahan logam seperti besi dan nikel. Meteor yang jatuh jika kita lihat mempunyai cahaya yang melewati langit seperti bola api.

    Terkadang, bumi dijatuhi meteor. Hal ini disebut sebagai hujan meteor. Hujan meteor atau pancaran meteor terlihat di langit hampir pada tanggal yang sama dalam setiap tahun. Kejadian yang paling indah terjadi sekitar tanggal 3 januari, 12 agustus dan 14 desember. Jutaan meteor masuk kedalam atmosfir bumi, tetapi sebagian besar terbakar habis sebelum mencapai permukaan bumi. Kadang-kadang meteor yang besar tidak terbakar habis dan jatuh ke bumi. Sebuah meteor yang jatuh kebumi disebut dengan batu bintang. Meteor besar pernah jatuh di daerah Afrika Selatan, Antartika, Rusia, Kanada dan sejumlah tempat lainnya.

    Meteor besar yang jatuh ke bumi akan membentuk kawah-kawah seperti kawah Barringer di wilayah Arizona. Kawah ini terbentuk oleh meteor yang jatuh kira-kira 40.000 tahun yang lalu.

    Sumber : Kompas (3 September 2004)


    Continue Reading...

    Teknologi Solusi Banjir

    Banjir, sering terjadi di negara Indonesia dan juga di negara lain di dunia. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan banjir. Beberapa hal mungkin sudah dilakukan oleh pemerintah misalnya penanaman kembali hutan yang gundul akibat penebangan liar. Sudah banyak pula pakar dan ilmuwan yang memberikan pemikiran teknologi solusi banjir. Nah, salah satunya ada teknologi yang dinamakan biopori. Apa yang dimaksud biopori, bagaimana cara kerja dan membuatnya ya?

    Teknologi biopori ini ditemukan oleh Ir. Kamir R Brata MS dosen ilmu tanah, air, dan konservasi lahan Fakultas Pertanian IPB.

    Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat aktifitas organisma di dalamnya, seperti cacing, perakaran tanaman, rayap dan fauna tanah lainnya. Lubang-lubang yang terbentuk akan terisi udara dan akan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah.

    Prinsip dari teknologi ini adalah menghindari air hujan mengalir ke daerah yang lebih rendah dan membiarkannya terserap ke dalam tanah melalui lubang resapan tersebut. Teknologi ini bisa diterapkan di kawasan perumahan yang 100% kedap air, di saluran air, di rumah-rumah yang memiliki lahan terbuka bahkan untuk kawasan persawahan di lahan miring.

    Tak perlu khawatir tanah akan menjadi lunak, karena air yang terserap akan tersimpan menjadi cadangan air di bawah tanah. Begitu pun tidak ada bau yang ditimbulkan dari sampah karena terjadi proses pembusukan secara organik. Cara pembuatan lubang ini ternyata cukup sederhana. Diawali dengan pembuatan lubang dan memasukkan sampah organik ke dalam lubang tersebut. Sampah-sampah ini kemudian diurai oleh organisma pengurai sehingga terbentuk pori-pori. Dengan cara ini, air hujan yang turun tidak membentuk aliran permukaan, melainkan meresap ke dalam tanah melalui pori-pori.

    Langkah-langkah membuat lubang resapan biopori (LRB):

    1. Dengan sebuah bor LRB kita bisa membuat lubang, untuk memudahkan pembuatan lubang bisa dibantu diberi air agar tanah lebih gembur.

    2. Alat bor dimasukkan dan setelah penuh tanah (kurang lebih 10 cm kedalaman tanah) diangkat, untuk dikeluarkan tanahnya, lalu kembali lagi memperdalam lubang tersebut sampai sedalam 80 cm dan diameter 10 cm.

    3. Pada bibir lubang dilakukan pengerasan dengan semen atau potongan pendek pralon. Hal ini untuk mencegah terjadinya erosi tanah.

    4. Kemudian di bagian atas diberi pengaman besi supaya tidak terperosok ke dalam lubang.

    5. Masukkan sampah organik (sisa dapur, sampah kebun/taman) ke dalam LRB. Jangan memasukkan sampah anorganik (seperti besi, plastic, baterai, stereofoam, dll)!

    6. Bila sampah tidak banyak cukup diletakkan di mulut lubang, tapi bila sampah cukup banyak bisa dibantu dimasukkan dengan tongkat tumpul, tetapi tidak boleh terlalu padat karena akan mengganggu proses peresapan air ke samping.

    Pemeliharaan LRB:

    1. Lubang Resapan Biopori harus selalu terisi sampah organik

    2. Sampah organik dapur bisa diambil sebagai kompos setelah dua minggu, sementara sampah kebun setelah dua bulan. Lama pembuatan kompos juga tergantung jenis tanah tempat pembuatan LRB, tanah lempung agak lebih lama proses kehancurannya. Pengambilan dilakukan dengan alat bor LRB.

    3. Bila tidak diambil maka kompos akan terserap oleh tanah, LBR harus tetap dipantau supaya terisi sampah organik.

    Lubang resapan biopori merupakan teknologi tepat guna untuk mengurangi genangan air dan sampah organik serta konservasi air bawah tanah. Untuk setiap 100 m2 lahan idealnya Lubang Resapan Biopori (LRB) dibuat sebanyak 30 titik dengan jarak antara 0,5 - 1 m. Dengan kedalam 100 cm dan diameter 10 cm setiap lubang bisa menampung 7,8 liter sampah. Sampah dapur dapat menjadi kompos dalam jangka waktu 15-30 hari, sementara sampah kebun berupa daun dan ranting bisa menjadi kompos dalam waktu 2-3 bulan.

    (Dari berbagai sumber)

    Sumber : Erabaru.or.id

    Continue Reading...

    Bagaimana tanah terjadi ?

    Tanah adalah tempat kita berpijak di muka bumi. Hampir seluruh kebutuhan manusia diperoleh dari hasil tanah. Tanah dan lahan dalam ilmu lingkungan tidak hanya terpaku pada gumpalan kecoklatan berpasir tempat kita berpijak. Tanah dan lahan diartikan secara khusus sebagai daratan di permukaan bumi tempat segala bentuk kehidupan berada. Tanah dan lahan adalah bagian terpenting dari ekosistem, karena ia berfungsi sebagai wadah dari segala makhluk hidup yang ada dan berinteraksi satu sama lain diatasnya. Kerusakan dan pencemaran yang terjadi di atasnya akan berpengaruh langsung pada kehidupan kita semua.

    Mengapa ? Karena tanah dan lahan serta kehidupan di atasnya yang membentuk ekosistem memiliki fungsi-fungsi penting, seperti : pengendalian banjir, penjernihan air, pengendalian pencemaran, pembibitan tanaman, dan lain sebagainya. Bayangkan bila semua fungsi-fungsi ini menurun akibat adanya gangguan. Bisa-bisa kita akan terus menerus dilanda banjir, tidak bisa lagi minum air sumur yang bersih, dan tidak ada tumbuhan yang bisa hidup lagi diatasnya!

    Terjadinya tanah

    Tanah terjadi dari hasil pelapukan batuan. Oleh karena itu, tanah juga merupakan bagian dari kerak bumi. Batuan lapuk karena berbagai sebab, diantaranya karena perubahan suhu yang naik turun secara berulang. Selain itu, tanah juga terjadi dari pelapukan sisa-sisa makhluk hidup yang sudah mati. Lapisan tanah paling atas disebut humus atau bunga tanah. Bagian tersebut merupakan hasil pelapukan dari sisa-sisa makhluk hidup, mungkin lapukan dari daun-daunan, sampah, atau bangkai hewan. Lapisan humus bersifat gembur dan subur. Lapisan tanah di bawahnya berwarna lebih terang dan butirannya lebih berat dan keras.

    Jenis-jenis tanah

    Dalam ilmu pengetahuan alam, terdapat berbagai jenis tanah diantaranya adalah tanah pasir, tanah kapur, tanah vulkanik dan tanah liat. Setiap jenisnya mempunyai sifat dan kegunaan yang berbeda. Tanah pasir biasanya tidak subur, karena sulit menyimpan air. Tanah pasir berasal dari pelapukan batuan yang telah ada sebelumnya. Tanah pasir biasanya dapat kita temukan di sekitar sungai dan pantai.

    Sama seperti tanah pasir, tanah kapur juga termasuk tanah yang tidak subur. Sebagian besar tanah ini mengandung kapur, karenanya tanah kapur sering digunakan untuk industri semen dan industri kapur tulis. Tanah vulkanik berasal dari letusan gunung berapi. Tanah ini banyak ditemukan di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi yang pernah meletus. Tanah vulkanik berwarna keabu-abuan, butirannya halus dan ringan. Tidak seperti tanah pasir dan tanah kapur, tanah vulkanik bersifat sangat subur.

    Jenis tanah terakhir adalah tanah liat. Tanah jenis ini dapat ditemukan pada kedalaman setengah sampai satu meter di dalam tanah. Tanah ini banyak ditemukan di daerah pegunungan dan juga di tebing-tebing sungai. Warna tanah liat hitam kemerahan dan bersifat liat. Tanah liat tidak bersifat subur walaupun kadar airnya cukup. Jika kering, tanah liat menjadi sangat keras dan padat. Banyak orang memanfaatkan tanah liat untuk membuat barang kerajinan seperti guci dan juga patung. Selain itu tanah liat sering digunakan untuk membuat genting dan batu bata.

    Cara menyuburkan tanah

    Karena terus-menerus ditanami, dipanen, kemudian ditanami lagi dan begitu seterusnya, maka lama-kelamaan tanah akan kehilangan kesuburannya. Hal itulah yang sering dilakukan peladang yang berpindah-pindah. Jika lahan sudah tidak subur, maka peladang akan membuk lahan baru di hutan. Hal seperti tentunya akan merusak lingkungan kita. Oleh karena itu agar kesuburan tanah tetap terjaga perlu dilakukan beberapa hal, yaitu :

    1. Pemupukan

      Pupuk merupakan penyubur tanaman karena menyediakan zat-zat yang diperlukan tanaman. Jenis pupuk yang dikenal saat ini diantaranya adalah pupuk kandang, pupuk hijau, pupuk kompos dan pupuk buatan. Pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan ternak. Pupuk hijau adalah pupuk yang berasal dari daun-daunan. Pupuk kompos adalah pupuk yang berasal dari daun-daunan atau sisa-sisa tanaman yang dibusukkan. Pupuk buatan adalah pupuk yang sengaja dibuat oleh manusia melalui proses kimia. Contoh pupuk buatan adalah urea dan SP-36. Pemberian pupuk yang berlebihan dapat merusak tanaman, karenanya pemberian pupuk harus memperhatikan aturan dan cara yang telah ditentukan.

    2. Rotasi tanaman

      Merotasi tanaman merupakan satu hal yang bisa dilakukan untuk mengembalika kesuburan tanah. Rotasi tanaman maksudnya adalah menanam beberapa jenis tanaman misalnya padi-kedelai-jagung. Artinya dalam satu tahun, tanah tidak ditanami padi terus menerus. Hal ini dilakukan agar tanah tidak kekurangan salah satu zat tertentu. Hal yang perlu diperhatikan adalah dalam melakukan rotasi tanaman tidak boleh sembarangan, kita harus mengetahui terlebih dahulu sifat tanaman dan juga ditentukan oleh musim.

    3. Melakukan penggemburan tanah

      Tanah yang terus-menerus akan menjadi padat dan kandungan udara menjadi sedikit. Agar tanah tersebut subur kembali perlu dilakukan penggemburan dengan cara mencangkul atau membajak.

    4. Membiarkan tanah didiami cacing.

      Tanah yang didiami hewan cacing dapat menyuburkan tanah. Cacing tanah akan meninggalkan cetakan bekas badan bila ia keluar masuk liangnya. Hal ini mempermudah air masuk ke dalam tanah. Selain itu, tada saat mencari makan, cacing tanah sering menarik daun-daun yang berjatuhan masuk ke dalam tanah. Dengan demikian tanah kemungkinan besar akan menjadi gembur kembali.

    Continue Reading...

    Api dan asal-usulnya


    Kecil menjadi kawan, besar menjadi lawan. Ungkapan yang sering kita dengar tersebut menggambarkan bahwa api mempunyai manfaat yang banyak tetapi juga dapat mendatangkan bahaya. Api, merupakan salah satu pendukung kehidupan manusia. Sejak zaman purbakala api sudah digunakan. Api ditemukan dengan cara membenturkan atau menggesekkan dua buah batu sampai muncul percikan api atau dengan menggosokan sebuah kayu kering dengan kayu kering lain. Api dapat dibuat jika ada penyala (bahan yang mudah menyala jika terkena api), pemancing dan bahan bakar. Contoh penyala adalah kayu kering yang diserut, rumput kering, pakis mati, lumut kering, jamur kering jerami, serbuk gergaji, dedaunan kering dan bagian yang mati atau membusuk dari batang pohon, serabut tumbuhan yang mengering, daun palm atau kelapa yang mati, mesiu, kapas kain kasa, serta bagian luar bambu yang di serut.

    Pemancingnya adalah ranting kecil atau potongan kayu kecil, kayu yang dipisah-pisahkan dan batu yang kering. Dan yang terakhir, agar api menyala lama diperlukan bahan bakar seperti kayu kering yang masih berdiri dan cabang yang sudah mati dan kering, bagian dalam yang kering dari batang pohon tumbang, dahan atau cabangnya, rumput kering yang dibelitkan jadi satu, kotoran hewan yang sudah mengering, batubara, dan serpih mengandung minyak. Tetapi saat ini, dengan kemajuan pemikiran manusia, api mudah ditemui di seluruh dan sudah dibuat dalam berbagai macam bentuk, seperti korek api, kompor gas dan masih banyak lagi.

    Manfaat api

    Pada kehidupan sehari-hari, api sering dimanfaatkan untuk memasak. Selain itu api berguna untuk membuat api unggun yang bisa menghangatkan tubuh kita pada waktu cuaca dingin. Ada juga sebagian orang yang menggunakan korek api untuk menyalakan rokoknya, padahal rokok bisa merugikan diri kita sendiri. Betul kan?
    Lalu apa lagi ya manfaat api? Oh iya, api sering digunakan untuk membakar sampah, padahal jika kita membakar sampah akan menimbulkan polusi udara. Karenanya, kalau bisa kita hindari membakar sampah ditempat yang padat penduduknya karena selain mengakibatkan polusi udara juga bisa menyebabkan bahaya kebakaran.

    Bahaya api dan cara pencegahannya

    Banyak musibah yang terjadi karena api. Contohnya kompor meledak, kemudian terjadinya percikan api pada kabel listrik. Kedua contoh tersebut sering terjadi di kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, penebangan hutan secara terus menerus yang membuat hutan gundul akan mempermudah terjadinya kebakaran hutan. Karena seringnya terjadi kebakaran, maka di tiap negara di dunia pasti ada dinas pemadam kebakaran dengan personil pemadam kebakaran, perlengkapan pemadamnya, seperti mobil pemadam kebakaran, tangga dan lain-lain.

    Untuk mencegah terjadinya kebakaran ada beberapa tips yang baik untuk kita lakukan, diantaranya :

    1. Jangan membuang puntung rokok sembarangan.
    2. Hindari bermain dengan korek api dan barang sejenis yang mudah menimbulkan api.
    3. Hindari penebangan hutan secara terus-menerus, karena pada waktu musim panas, hutan yang gundul akan mudah terbakar.
    4. Jika memiliki peralatan yang berhubungan dengan api, misalnya kompor minyak atau kompor gas, kita harus rajin merawatnya.
    5. Jauhkan barang-barang yang berhubungan dengan api dari jangkauan anak-anak.
    6. Jangan mencuri listrik tanpa sepengetahuan dari yang bersangkutan karena mungkin saja dapat menimbulkan arus pendek yang memunculkan percikan api.
    7. Sediakan penyemprot air (hydran) sebagai langkah awal untuk memadamkan api jika terjadi kebakaran.

    Sumber :
    www.menlh.go.id
    Buku IPA kelas 4 SD, Grasindo

    Continue Reading...
     

    comment box

    indahQmu blog's Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template